Kamis, 17 Maret 2016

Kematian

Kutinggalkan tempat tidurku pada suatu hari, kemudian kutersekap diam membisu. Kubur adalah malam pertama. Demi Allah, katakanlah apa yang terjadi dengan dua malam, yang Allah pasti menyaksikan pada setiap hamba.

Satu hal yang akan menanti kita…
Indahnya malam pertama…
Malam yang tak pernah kita sangka-sangka
Malam dimana hanya terjadi satu kali di kehidupan kita
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara….
isak tangis istri kita…
suami kita.. anak-anak kita..
tak seorangpun dapat menolong ….
Dihari itu ..
kita sangat dan sangat dimanjakan …
Badan kita di bersihan
Dimandikan dengan rasa haru …
Dengan ikhlas kita dibersihkan olehnya …
Saat – saat terakhir menyentuhnya …
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu….
sosok yang tak dapat berbuat apa-apa…
sosok yang lemah tak berdaya….
Apa jadinya jika kita tak mempunyai seseorang yang kita kasihi…
Apa jadinya jika kita hidup tidak ada yang peduli …
Apa jadinya jika tak ada yang merawat kita menghadap Sang Khalik…
Hanya Kain putih yang membawamu serta…
Hanya kapas putih yang menyumpal di setiap lubang tubuhmu…
Hanya keranda yang bisa mengantarmu…
Ketika kau di hadirkan di liang lahat…
terkubur sendiri didalam tanah nan liat…
tak satupun yang menemanimu..
tuk mempertanggung jawabkan segala lakumu..
Malam pertamapun datang….
cacing nan gemulai menyentuh ..
dari atas hingga ujung kaki…
Menyapa .. .
tersenyum …
seolah meledekimu …
Mana pangkatmu di dunia ..
Mana hartamu yang sering kau kejar…
Mana kecantikan atau ketampananmu yang selalu kau banggakan…
Bisakah kau lawan ..
Bisakah menolongmu …
Bisakah menghindar darinya…
Masihkah kau berjalan dengan kesombonganmu…
Masihkan bisakah kau hina orang di
sekelilingmu…
Masih bisakah kau menyakiti sesamamu….
Ketakutan
Kesepian
Kedinginan
Sendirian tak ada lagi seorang pun yg bisa menolong
Astaghfirulloh hal Adziim...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar